Jumlah Korban Virus Corona di Spanyol Meningkat 514 orang Per Hari

Konfirmasitimes.com-Jakarta (26/03/2020). Jumlah kasus yang tercatat terkait Virus corona di Spanyol mendekati 40 ribu, per hari meningkat 6,6 ribu.

Pada 24 Maret, virus corona terdeteksi pada 39.673 pasien, 2.696 orang meninggal sejak awal epidemi, 514 di antaranya selama 24 jam terakhir, kata Kementerian Kesehatan negara itu. 2,6 ribu dalam kondisi serius, 3,8 ribu orang telah pulih.

Pada 23 Maret, 33089 kasus infeksi telah dicatat, 2182 di antaranya fatal.

Spanyol adalah yang kedua di Eropa setelah Italia dalam jumlah kasus yang terdeteksi infeksi COVID-19 dan korban. Pihak berwenang Spanyol memperkirakan bahwa puncak terinfeksi dan kematian akibat coronavirus akan terjadi minggu ini, setelah itu, jika mereka mengambil tindakan karantina yang ketat akan berhasil, situasinya akan stabil dan kemudian mulai membaik. Karantina akan diperpanjang di Spanyol hingga 11 April.

Pada Senin 2 Maret 2020, Presiden Jokowi mengumumkan dua warga Indonesia Positif COVID-19, Per 25 Maret 2020 sebanyak 790 orang sudah terinfeksi di Indonesia, dan 58 orang telah meninggal serta 31 orang telah sembuh, menurut laporan data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melalui Jubir Achmad Yurianto pada Konferensi Pers Rabu (25/03/2020) pukul 15:30 WIB.

Pada 11 Maret 2020, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan COVID-19 sebagai pandemi. Menurut data dari worldometers, Lebih dari 400 ribu sudah terinfeksi di dunia, dan lebih dari 18 ribu orang telah meninggal serta lebih dari 100 ribu orang telah sembuh.

Informasi seputar update virus corona (Covid-19) di Indonesia

  1. Nasional https://covid19.go.id
  2. Jawa Barat https://pikobar.jabarprov.go.id
  3. DKI Jakarta https://corona.jakarta.go.id
  4. DIY https://corona.jogjaprov.go.id
  5. Jawa Tengah https://corona.jatengprov.go.id
  6. Banten http://infocorona.bantenprov.go.id
  7. Jatim http://checkupcovid19.jatimprov.go.id
Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 

Read Previous

Perlu Diketahui Orang Tua Tentang Virus Corona

Read Next

Enam Juta Masker Untuk Jerman Hilang di Kenya