Masyarakat Terinfeksi Virus Corona di Jabar Menjadi 60 Orang

virus corona di jabar

Konfirmasitimes.com-Jakarta (25/03/2020). Jumlah kasus virus corona di Jabar (Jawa Barat) per hari Selasa (24/03/2020) menjadi 60 orang, diantaranya lima orang sembuh dan 10 orang meninggal.

Detail infeksi virus corona Indonesia semua wilayah, klik disini.

Pemerintah Jawa Barat telah mengambil langkah-langkah untuk melawan penyebaran virus corona. Seperti yang telah disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan melakukan tes massal Covid-19 dalam beberapa hari kedepan. Sebelumnya juga sudah diterapkan kegiatan belajar dirumah untuk para pelajar dan sosialisasi menjaga jarak aman di masing-masing individu.

Ridwan Kamil melalui akun Twitter pribadinya menyampaikan bahwa pemprov Jabar akan melakukan tes massal Covid-19.

Hari-hari ke depan, Pemprov Jawa Barat akan melanjutkan program tes proaktif yang sudah dilakukan sejak minggu lalu dengan tehnik PCR yang keluar hasilnya 5 jam.

Postingan Ridwan Kamil (22/03/2020)

Pesan Gubernur terkait virus corona di Jabar

Dalam keterangannya Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyampaikan pesan terkait Covid-19 di Jawa Barat.

Saya sampaikan minimal dalam dua minggu dari sekarang dikurangi dibukanya tempat-tempat wisata yang sifatnya berkerumun dan massal

kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menggelar video conference dengan 27 kepala daerah kabupaten/kota terkait COVID-19 di Command Center, Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (16/03/2020).

Sekolah dari mulai Paud, TK, SD, SMP, SLB, SMA/SMK belajar dirumah. Ridwan Kamil juga menyarankan perguruan tinggi untuk melakukan hal yang sama. 

Kami kemarin seharian berkoordinasi dengan para Sekda, para kepala daerah, terkait sekolah di rumah,

kata Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menggelar konferensi pers perkembangan COVID-19 di Jabar, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Minggu (15/3/20).

Perbedaannya dengan yang lain kami tidak mengumumkan kemarin, kenapa? Karena kami konsepnya bukan libur, yaitu bersekolah di rumah. Jadi, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat selama dua minggu, yaitu dari besok (16/03/20) sampai dua minggu berikutnya akan menyekolahkan anak belajar di rumah dengan kurikulum yang seharian kemarin kami siapkan

Tambah Ridwan Kamil

Pemerintah Indonesia pada saat yang sama menolak untuk menerapkan karantina nasional.

Baca Juga:  Polsek Berbak Amankan Ibadah Natal, Di Gereja Santo Yakobus

Pada Senin 2 Maret 2020, Presiden Jokowi mengumumkan dua warga Indonesia Positif COVID-19, Per 24 Maret 2020 sebanyak 686 orang sudah terinfeksi di Indonesia, dan 55 orang telah meninggal serta 30 orang telah sembuh.

Pada 11 Maret 2020, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan COVID-19 sebagai pandemi. Lebih dari 383 ribu sudah terinfeksi di dunia, dan lebih dari 16 ribu orang telah meninggal serta lebih dari 100 ribu orang telah sembuh.

Informasi seputar update virus corona (Covid-19) di Indonesia

  1. Nasional https://covid19.go.id
  2. Jawa Barat https://pikobar.jabarprov.go.id
  3. DKI Jakarta https://corona.jakarta.go.id
  4. DIY https://corona.jogjaprov.go.id
  5. Jawa Tengah https://corona.jatengprov.go.id
  6. Banten http://infocorona.bantenprov.go.id
  7. Jatim http://checkupcovid19.jatimprov.go.id


Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 

Read Previous

Masyarakat Terinfeksi Virus Corona di Jakarta Menjadi 424 Orang

Read Next

Masyarakat Terinfeksi Virus Corona di Jatim Menjadi 51 Orang

TOPIK BACAAN