Virus Corona di China: 47 Kasus Covid-19 Impor Baru Per Hari

virus corona di china

Konfirmasitimes.com-Jakarta (25/03/2020). Sembilan orang meninggal karena virus corona di China selama beberapa hari terakhir, 47 kasus infeksi baru terdeteksi, semuanya kasus impor, 491 pasien sudah sembuh, menurut pernyataan Komite Kesehatan Negara Bagian RRC.

Dari 47 infeksi yang diimpor, 19 terdaftar di Shanghai, lima di Beijing, lima di Guangdong, empat di Tianjin, empat di Fujian, dua kasus masing-masing di Daerah Otonom Mongolia Dalam, Jiangsu dan Sichuan , masing-masing satu di antaranya di provinsi Jilin , Zhejiang , Shandong dan Jiangxi. Sebanyak 474 kasus infeksi Covid-19 yang diimpor telah diidentifikasi di China saat ini.

Komite Kesehatan Negara menerima informasi dari 81 provinsi (kabupaten, kota-kota subordinasi pusat) sekitar 81 ribu 212 kasus infeksi dengan jenis virus corona baru, termasuk 4.287 orang yang sedang sakit (1399 orang dalam kondisi serius), 73 ribu 650 orang dipulangkan dari rumah sakit, 3.281 meninggal,

kata laporan itu

Saat ini, 134 kasus lain dengan dugaan COVID-19 telah dilaporkan di seluruh negeri.

Di Provinsi Hubei, fokus epidemi, tidak ada kasus infeksi yang terdeteks, termasuk di Wuhan , 487 orang dipulangkan dari rumah sakit (472 di Wuhan), dan tiga kasus fatal dicatat (dua di Wuhan).

Sejak awal epidemi, 67.801 kasus infeksi (50.006 di Wuhan) telah terdeteksi di provinsi Hubei, sementara 60.810 pasien pulih, 3.163 orang meninggal (2.526 di Wuhan). Saat ini, 3.828 orang sakit di provinsi itu (3.794 orang di Wuhan), di mana 1.368 orang dalam kondisi serius (1.358 orang di Wuhan).

Secara terpisah, 386 kasus infeksi terdeteksi di Hong Kong (empat di antaranya meninggal, 102 pulih), 26 kasus terdeteksi di Makau (10 telah diberhentikan), 216 orang terinfeksi di Taiwan (dua di antaranya meninggal dan 29 sembuh).

Pada 31 Desember 2019, pihak berwenang Cina memberi tahu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang wabah pneumonia yang tidak diketahui di kota Wuhan di bagian tengah negara itu (Provinsi Hubei). Spesialis menemukan dan menamainya sebagai virus corona baru, kemudian penyakit itu secara resmi bernama COVID-19 oleh WHO. 

Pada 11 Maret 2020, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan COVID-19 sebagai pandemi. Komite Kesehatan Negara RRC pada 12 Maret 2020 mengumumkan bahwa puncak epidemi di negara ini telah berlalu. Menurut data worldometers, Lebih dari 400 ribu sudah terinfeksi di dunia, dan lebih dari 18 ribu orang telah meninggal serta lebih dari 108 ribu orang telah sembuh.

Informasi seputar update virus corona (Covid-19) di Indonesia

Pada Senin 2 Maret 2020, Presiden Jokowi mengumumkan dua warga Indonesia Positif COVID-19, Per 25 Maret 2020 sebanyak 790 orang sudah terinfeksi di Indonesia, dan 58 orang telah meninggal serta 31 orang telah sembuh.

Nasional https://covid19.go.id
Jawa Barat https://pikobar.jabarprov.go.id
DKI Jakarta https://corona.jakarta.go.id
DIY https://corona.jogjaprov.go.id
Jawa Tengah https://corona.jatengprov.go.id
Banten http://infocorona.bantenprov.go.id
Jawa Timur http://checkupcovid19.jatimprov.go.id

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 

Read Previous

Ahli: Epidemi COVID-19 Tidak Akan Memperlambat Pemanasan Global

Read Next

Presiden Estonia Mengkritik Tindakan UE Terkait Virus Corona

TOPIK BACAAN