Mitos Paling Konyol Tentang Perang Melawan Virus Corona

Mitos Paling Konyol Tentang Perang Melawan Virus Corona

Konfirmasitimes.com-Jakarta (20/03/2020). Mitos kesalahpahaman paling konyol dan berbahaya paling umum tentang perang melawan virus corona.

Alkohol

Alkohol tidak membantu dalam memerangi virus corona dan tidak mencegah infeksi. Di Iran, puluhan orang meninggal karena keracunan metil alkohol, yang mereka coba gunakan sebagai obat.

Urin sapi

Di India, menganjurkan warga negara itu untuk makan urin dan kotoran sapi yang katanya tidak hanya melindungi dari terinfeksi virus tetapi juga mencegah kanker.

Bahkan di India sempat diadakan “pesta air seni sapi” di mana para peserta diberikan cairan tersebut.

Bawang putih dan air garam

Beredar luas di media sosial, informasi palsu (hoax) beredar bahwa ketika virus corona memasuki tubuh selama empat hari, ia hidup di tenggorokan dan baru kemudian memasuki tubuh. 

Dalam hal ini, diusulkan untuk menggunakan air garam dan bawang putih untuk memerangi COVID-19, tetapi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengkonfirmasi bahwa benda ini tidak bisa menghilangkan virus.

Minyak alami, larutan perak koloid dan teh

Lembaga Makanan dan Obat-obatan Amerika Serikat memperingatkan bahwa minyak alami, tincture, larutan perak koloid dan teh, yang oleh banyak perusahaan disebut-sebut efektif dalam perang melawan virus corona, sebenarnya tidak efektif.

Pada Malam Tahun Baru, otoritas Cina memberi tahu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang wabah pneumonia yang tidak diketahui di Wuhan. Para ahli telah mengidentifikasi apa penyebab penyakit ini memberi nama virus corona baru 2019-nCoV. WHO memberi nama resmi penyakit itu COVID-19, dan pada 11 Maret, WHO mengumumkan wabah itu sebagai pandemi.

Menurut data terbaru, jumlah yang terinfeksi di seluruh dunia sebanyak 209.839 kasus terkonfirmasi, di mana 8.778 meninggal.

Kamis (19/3/2020) total jumlah pasien yang dinyatakan positif corona virus corona di Indonesia menjadi 309 kasus, pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 15 orang dan pasien yang meninggal sebanyak 25 orang, terang jubir pemerintah mengenai Covid-19 Yurianto.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 

Read Previous

Ilmuwan Rusia Telah Menguraikan Genom Lengkap Dari Virus Corona

Read Next

Cara Membeli Barang Dengan Aman Di Supermarket Selama Epidemi Virus Corona

TOPIK BACAAN