Ilmuwan Cina Telah Menemukan Titik Lemah Virus Corona

Ilmuwan Cina Telah Menemukan Titik Lemah Virus Corona

Tes telah menunjukkan bahwa meplazumab secara signifikan menghambat masuknya virus ke dalam sel.

Konfirmasitimes.com-Jakarta (20/03/2020). Para ilmuwan dari Republik Rakyat Cina (RRC) telah mengungkapkan cara baru virus corona SARS-CoV-2 masuk ke sel-sel tubuh manusia. 

Dari sudut pandang para spesialis penemuan mekanisme yang merupakan titik lemah virus, akan berkontribusi pada pengembangan obat yang efektif. Penelitian ini berdasarkan hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal bioRxiv.

Para ahli menyimpulkan bahwa SARS-CoV-2 menembus sel dengan mengikat CD147, sebuah reseptor yang terletak di permukaan sel. Tes antivirus in vitro (“in vitro”) telah menunjukkan bahwa meplazumab (obat yang berdasarkan antibodi anti-CD147) secara signifikan menghambat masuknya virus ke dalam sel. Virus ini berikatan dengan sel dengan menggunakan protein SP-nya sendiri, yang dikonfirmasi selama penelitian oleh mikroskop immunoelektronik.

Sebelumnya, juru bicara WHO Christian Lindmeier menyarankan mengambil parasetamol sebagai gejala anti-COVID-19. 

Pada Malam Tahun Baru, otoritas Cina memberi tahu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang wabah pneumonia yang tidak diketahui di Wuhan. Para ahli telah mengidentifikasi apa penyebab penyakit ini memberi nama virus corona baru 2019-nCoV. WHO memberi nama resmi penyakit itu COVID-19, dan pada 11 Maret, WHO mengumumkan wabah itu sebagai pandemi.

Menurut data terbaru, jumlah yang terinfeksi di seluruh dunia sebanyak 209.839 kasus terkonfirmasi, di mana 8.778 meninggal.

Kamis (19/3/2020) total jumlah pasien yang dinyatakan positif corona virus corona di Indonesia menjadi 309 kasus, pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 15 orang dan pasien yang meninggal sebanyak 25 orang, terang jubir pemerintah mengenai Covid-19 Yurianto.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 

Read Previous

Cara Membeli Barang Dengan Aman Di Supermarket Selama Epidemi Virus Corona

Read Next

Para Ilmuwan; Ini Alasan Virus Corona Cepat Menyebar

TOPIK BACAAN