Dokter Prancis Menemukan Cara Mengobati Virus Corona

Dokter Prancis Menemukan Cara Mengobati Virus Corona

Konfirmasitimes.com-Jakarta (19/03/2020). Didier Raoul dari Marseille, seorang spesialis penyakit menular dan ahli mikrobiologi, menemukan sesuatu yang berguna dalam perang melawan virus corona dari penelitiannya. Raul adalah satu dari seratus ahli mikrobiologi paling populer dan sudah dikenal di dunia.

Di antara prestasinya adalah pembangunan Institut Penelitian Mediterania Penyakit Menular di Marseille. Dokter Raoul berhasil mendapatkan hibah untuk proyek ini dalam jumlah 73 juta euro. Lembaga ini telah beroperasi sejak 2017 dan terlibat dalam studi penyakit menular, pelatihan. Dan justru kini sebagai lembaga yang melahirkan solusi untuk menyelesaikan masalah virus corona.

Raul salah satu ahli di dunia mikrobiologi, jadi Anda bisa mendengarkan apa yang dikatakannya.

Pada pertengahan Maret, Didier Raoul merilis hasil yang menggembirakan dari uji klinis obat hidroksi-klorokuin yang biasa digunakan untuk mengobati malaria. Tapi kali ini, obat itu digunakan untuk mengobati pasien yang didiagnosis dengan Covid-19.

Didier Raul, dalam uji klinisnya sendiri, melakukan percobaan pada 24 sukarelawan dengan persetujuan dari otoritas kesehatan dan menerima hasil positif tertentu.

Raoul dalam laporan videonya menyajikan evolusi pembawa virus menggunakan contoh pasien uji setelah enam hari. Dokter telah mengandalkan obat yang biasanya untuk memerangi malaria.

Pada akhir minggu, hasilnya dapat dianggap positif.

90% dari mereka yang belum menerima hydroxy-chloroquine membawa COVID-19. Tetapi ketika menggunakan hydroxy-chloroquine, jumlah bawaan virusnya berkurang hingga 25%,

kata ahli mikrobiologi

Spesialis penyakit menular Marseilles juga mengklaim bahwa penggunaan antibiotik tambahan mungkin efektif dalam beberapa kasus komplikasi infeksi pernapasan karena virus. 

Hasil eksperimennya secara akurat menunjukkan bahwa ketika seluruh kompleks obat digunakan: antibiotik azitromisin dan hidroksi-klorokuin, maka orang dapat mengamati “pengurangan yang signifikan dalam jumlah diagnosis positif”.

Didier Raul, sebagai anggota dewan ilmiah di bawah Presiden Prancis, telah melaporkan hasil karyanya kepada pemerintah. Dan Kementerian Kesehatan Prancis dan berencana untuk mengulangi uji klinis ini pada lebih banyak pasien. Uji klinis chloroquine untuk pengobatan virus corona akan dilakukan oleh tim independen Profesor Raoul. Karena kementerian membutuhkan bukti ilmiah bahwa perawatan ini berhasil.

Baca Juga:  Penduduk Palestina Akan Mendapat Hibah dari Qatar

Terlepas dari kenyataan bahwa penelitian ini membutuhkan waktu, tapi tetap saja kabar baik ini sangat menggembirakan.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 

Read Previous

Jika Kondisi Mendesak Anda Bisa Membuat Hand Sanitizer atau Antiseptik Sendiri

Read Next

Dokter Mengungkap Mengapa Orang Meninggal Karena Virus Corona

TOPIK BACAAN