Virus Corona; Perancis Membatasi Penjualan Parasetamol

Virus Corona; Perancis Membatasi Penjualan Parasetamol

Virus Corona; Perancis Membatasi Penjualan Parasetamol.

Konfirmasitimes.com-Jakarta (18/03/2020). Badan Nasional Prancis untuk Keamanan Obat-obatan dan Produk Kesehatan (ANSM) pada hari Rabu (17/03/2020) membatasi penjualan parasetamol yang dijual bebas untuk memastikan ketersediaan obat di apotek.

“Untuk menjamin ketersediaan obat berbasis parasetamol, mulai 18 Maret 2020, apotek dapat menjual paket paracetamol tunggal (500 mg atau 1 g) yang dijual bebas ke tangan pelanggan tanpa gejala atau dua bungkus jika ada gejala,” kata komunike. ANSM. Penjualan online obat-obatan berdasarkan parasetamol, ibuprofen dan aspirin telah ditangguhkan.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Prancis Olivier Veran mengatakan bahwa mengonsumsi obat antiinflamasi seperti kortison atau ibuprofen dapat memperburuk kondisi pasien Virus Corona. Dalam kasus malaise, kepala departemen merekomendasikan penggunaan parasetamol.

Jumlah orang yang terinfeksi virus corona di Prancis, menurut data terakhir berjumlah 6.633 orang, 148 kasus telah meninggal, negara ini telah mengumumkan tingkat epidemi ketiga.

Pada 11 Maret, Organisasi Kesehatan Dunia mengumumkan pecahnya coronavirus baru COVID-19 sebagai pandemi. Lebih dari 160 ribu orang di lebih dari 150 negara telah terinfeksi di dunia, sebagian besar telah pulih, lebih dari 6 ribu telah meninggal.

Jubir pemerintah khusus penanggulangan virus corona (Covid-19) Achmad Yurianto menyebut provinsi DKI Jakarta sebagai daerah terbanyak sebaran kasus positif Covid-19.  Sejauh ini, total ada 172 orang positif terjangkit virus corona di seluruh Indonesia.

“Dari 172 kasus paling banyak DKI,” kata Yuri saat konferensi pers di kantor Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta dan disiarkan secara langsung, Selasa (17/03/2020)

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 

Read Previous

WHO Merekomendasikan Obat Untuk Virus Corona

Read Next

Beberapa Bulan Kedepan Persediaan Bahan Pokok Jatim Aman