Dewan Keamanan PBB Menunda Pertemuan Karena Virus Corona

Ruangan Pertemuan Kantor PBB

Ruangan Pertemuan Kantor PBB

Konfirmasitimes.com-Jakarta (18/03/2020). Perwakilan tetap China, yang memimpin Dewan Keamanan PBB, Zhang Jun, membenarkan bahwa Dewan Keamanan menunda pertemuan yang dijadwalkan minggu ini karena virus corona.

Berdasarkan informasi dari sumber-sumber di Dewan Keamanan, dalam keterangannya Zhang Jun menyampaikan bahwa “Presiden Dewan Keamanan sepenuhnya menyadari tanggung jawab Dewan. Presiden secara aktif berinteraksi dengan anggota Dewan lainnya mengenai program kerja Dewan Keamanan untuk minggu depan. Mengingat situasi saat ini dengan keputusan COVID-19 dan PBB, Dewan Keamanan harus mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan untuk mencegah penyebaran pandemi virus corona dan karena itu memutuskan untuk menunda penyebaran pertemuan minggu ini,”.

Dia menekankan bahwa anggota Dewan Keamanan menjaga hubungan erat dan koordinasi pada masalah agenda dan, jika perlu, siap untuk bertindak. 

“Anggota Dewan Keamanan saat ini sedang berkonsultasi tentang rancangan resolusi yang relevan mengenai Somalia dan Darfur dan sedang bersiap untuk mengambil tindakan minggu depan. Dewan Keamanan siap untuk menanggapi setiap situasi dalam mandatnya,” kata Zhang Jun.

Pada 31 Desember 2019, pihak berwenang Cina memberi tahu Organisasi Kesehatan Dunia tentang wabah pneumonia yang tidak diketahui di kota Wuhan di bagian tengah negara itu ( Provinsi Hubei ). Para ahli menemukan bahwa agen penyebab penyakit itu adalah virus corona baru, kemudian penyakit itu secara resmi bernama COVID-19. WHO pada 11 Maret mengumumkan pandemi COVID-19 di dunia.

Jubir pemerintah khusus penanggulangan virus corona (Covid-19) Achmad Yurianto menyebut provinsi DKI Jakarta sebagai daerah terbanyak sebaran kasus positif Covid-19. Sejauh ini, total ada 172 orang positif terjangkit virus corona di seluruh Indonesia.

“Dari 172 kasus paling banyak DKI,” kata Yuri saat konferensi pers di kantor Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta dan disiarkan secara langsung, Selasa (17/03/2020).

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 

Read Previous

China Mengumumkan Hasil Uji Obat COVID-19

Read Next

Stok Produk Untuk Keadaan Darurat

TOPIK BACAAN