Desa Bantar Gotong Royong Membersihkan Desa Sebagai Antisipasi Pencegahan Virus Corona (COVID-19)

Desa Bantar Gotong Royong Membersihkan Desa Sebagai Antisipasi Pencegahan Virus Corona (COVID-19)

Desa Bantar Gotong Royong Membersihkan Desa Sebagai Antisipasi Pencegahan Virus Corona (COVID-19)

Konfirmasitimes.com-Jakarta (17/03/2020). Warga Desa Bantar Kecamatan Rangsang Barat Kepulauan Meranti Riau melaksanakan giat bersih-bersih untuk pencegahan penyebaran Virus Corona (COVID-19), Selasa (17/03/2020).

Sejak virus corona berubah status nya menjadi pandemi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Maka yang perlu kita perhatikan adalah kewaspadaan akan kemungkinan besar terinfeksi COVID-19 harus semakin meningkat dengan tetap menyikapinya dengan tenang dan tidak panik.

Di Indonesia sendiri sampai pada hari ini sudah ada 134 orang terjangkit virus corona. Itu artinya kita perlu lebih berhati-hati dan menjaga kesehatan serta antisipasi melakukan berbagai cara sebagai pencegahan tertularnya virus corona ke dalam tubuh kita.

Seperti halnya yang dilakukan oleh warga Desa Bantar, dalam keterangan Kepala Desa Bantar, Mulyadi Ajan Bantar menyampaikan dalam akun Twitter pribadinya bahwa untuk mencegah penyebaran virus corona dengan menjaga kebersihan. Kegiatan bersih-bersih ini diawali mulai dari pembersihan di perkarangan kantor Desa Bantar.

Giat Bersih2 desa di awali pembersihan di perkarangan kantor desa bantar untuk pencegahan penyebaran Virus Corona (COVID-19)

cuitan Kepala Desa Bantar

Pada 31 Desember 2019, pihak berwenang Cina memberi tahu Organisasi Kesehatan Dunia tentang wabah pneumonia yang tidak diketahui di kota Wuhan di bagian tengah negara itu ( Provinsi Hubei ). Para ahli menemukan bahwa agen penyebab penyakit itu adalah virus corona baru, kemudian penyakit itu secara resmi bernama COVID-19. WHO pada 11 Maret mengumumkan pandemi COVID-19 di dunia.

Menurut data WHO, pada 13 Maret, lebih dari 132 ribu kasus virus corona baru tercatat di 123 negara dan wilayah asing di seluruh dunia. Jumlah kematian akibat virus ini melebihi 5 ribu. Komite Kesehatan Negara RRC pada 12 Maret mengumumkan bahwa puncak epidemi di negara tersebut telah berlalu. Hingga saat ini, 3189 orang telah menjadi korban penyakit di Tiongkok, lebih dari 65,5 ribu pasien telah pulih.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 

Read Previous

Yogyakarta Berpeluang Besar Bekerja Sama dengan Swedia

Read Next

Virus Corona; Para Dokter Eropa Mengulangi Kesalahan yang Dilakukan di Wuhan

TOPIK BACAAN