Penduduk Al-Mahrah Yaman Menyerukan Perlawanan Bersenjata Kepada Saudi

Konfirmasitimes.com-Jakarta (14/03/2020). Shaikh Ali Al-Harizi, seorang pemimpin gerakan perlawanan di provinsi Al-Mahrah timur Yaman, pada hari Selasa menyatakan bahwa perlawanan damai terhadap pendudukan Saudi kini telah memasuki tahap baru perjuangan bersenjata setelah serangan udara oleh helikopter-helikopter Apache Arab Saudi. Gerakan itu menentang keterlibatan Saudi dan UEA di Yaman.

Al-Harizi mengkonfirmasi dalam sebuah wawancara dengan YemenNet bahwa “putra-putra Mahrah” sedang berperang dengan pasukan pendudukan Saudi, yang katanya telah melanggar kedaulatan Yaman dan merebut pelabuhan, bandara, kamp, ​​lapor kantor berita Yaman .

Pada 17 Februari, helikopter Saudi, helikopter Apache membom sebuah pertemuan damai penduduk lokal Mahrah yang berusaha memblokir kendaraan lapis baja Saudi yang sedang dalam perjalanan untuk menyerbu pelabuhan perbatasan Shahan yang berbatasan dengan Oman, karena melindungi otonominya setelah insiden bulan lalu.

Suku-suku lokal takut Saudi bermaksud mencaplok provinsi itu sebagai sarana untuk mendapatkan akses ke Laut Arab dan untuk memotong jalan Selat Hormuz, meskipun Saudi telah berusaha untuk membenarkan kehadiran mereka dalam mengklaim wilayah tersebut digunakan sebagai rute pasokan oleh Iran untuk menyelundupkan senjata ke pasukan pimpinan Houthi di utara negara itu.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 

Read Previous

Tenun dan Songket dari Kalbar dan Kalsel Tarik Minat Warga Kuching Sarawak

Read Next

Doa Ketika Terjadi Bencana

TOPIK BACAAN