Aksi Mahasiswa Gunadarma

gunadarma demo

Sejak Jumat (06/03/2020), Mahasiswa Gunadarma menggelar aksi demonstrasi dengan membawa 7 butir tuntutan, yaitu :
1. Menuntut Kampus menyempurnakan kebijakan pecah blanko.
2. Menuntut adanya transparansi biaya perkuliahan dan transparansi anggaran.
3. Menuntut diberlakukannya statuta kampus.
4. Menuntut kejelasan sertifikasi profesi untuk semua mahasiswa.
5. Menuntut kampus untuk melibatkan mahasiswa atau perwakilan mahasiswa dalam pembuatan dan merancang suatu kebijakan yang diterbitkan.
6. Menuntut pemerataan fasilitas di semua region Universitas Gunadarma.
7. Tuntutan ini diberlakukan di semua region Universitas Gunadarma.

Massa aksi juga menuntut digelarnya audiensi secara terbuka dan transparan antara pihak kampus dengan mahasiswa.
Namun, pihak kampus menolak audiensi secara terbuka dan justru terkesan “menantang” mahasiswa dengan mengatakan jumlah massa aksi yang tidak seberapa, sehingga sempat memicu keributan dari massa aksi.

Akhirnya, audiensi digelar secara tertutup dengan beberapa perwakilan ketua ormawa.
Pihak kampus juga hanya memberikan penjelasan dengan tanpa menandatangani MOU ataupun memenuhi tuntutan mahasiswa.

Aksi ditutup dengan pernyataan dari seluruh Ketua BEM Fakultas se-Gunadarma bahwa hari Senin (09/03/2020) akan digelar aksi secara besar-besaran dan menyerukan mahasiswa untuk mengosongkan kelas.

Senin (09/03/2020), Massa aksi Mahasiswa Gunadarma bergerak dari Kampus E (Kelapa Dua) ke Kampus D (Margonda). Hari ini, ribuan Mahasiswa Gunadarma akan memenuhi ‘undangan’ pihak kemahasiswaan dan menyuarakan aspirasinya dengan tertib dan kondusif.

Massa aksi Mahasiswa Gunadarma yang telah berkumpul menjadi satu di Kampus D masih menunggu dan mengharapkan kehadiran ibunda rektor tercinta.

Mahasiswa hanya memenuhi permintaan kemahasiswaan yang mengatakan massa kemarin itu kurang.
Hari ini kita hadir memenuhi undangan.
Tolong jangan diabaikan.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Aplikasi Lancang Kuncing Wujud Komitmen Keseriusan TNI Bersama Polri Tangani Karhutla

Read Next

Polri Akan tindak Tegas Kendaraan Overdimension Dan Overload (ODOL)